Ekstrakurikuler Kitab Kuning MI Hasanuddin
Ekstrakurikuler Kitab Kuning di MI Hasanuddin bertujuan untuk mengenalkan dan membiasakan siswa dalam mempelajari warisan keilmuan Islam klasik. Kitab kuning merupakan kitab berbahasa Arab tanpa harakat yang ditulis oleh ulama terdahulu, berisi ilmu agama Islam, akhlak, fiqh, tafsir, tauhid, hingga tasawuf. Kegiatan ini menjadi media penting untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap tradisi keilmuan Islam.
Tujuan Kitab Kuning
- Melatih siswa membaca teks Arab gundul (tanpa harakat).
- Menanamkan kecintaan kepada ilmu agama dan karya ulama salaf.
- Memberikan dasar pemahaman tentang fiqh, akhlak, dan ilmu Islam lainnya.
- Membiasakan siswa dengan metode bandongan dan sorogan.
- Menumbuhkan karakter religius, disiplin, dan tekun dalam belajar.
Kegiatan Kitab Kuning
- Pengenalan huruf dan kosakata: Melatih siswa memahami kosakata bahasa Arab dasar.
- Belajar metode sorogan: Membaca langsung di depan guru untuk dikoreksi.
- Belajar metode bandongan: Guru membaca, menerjemahkan, dan menjelaskan isi kitab, siswa menyimak dan memberi catatan.
- Mengkaji kitab dasar: Seperti Safinatun Najah, Tijan ad-Daruri, atau kitab akhlak anak-anak.
- Diskusi keilmuan: Tanya jawab mengenai isi kitab agar mudah dipahami.
Manfaat Kitab Kuning
Dengan mengikuti ekstrakurikuler Kitab Kuning, siswa akan terbiasa membaca teks Arab gundul, mendalami dasar-dasar ilmu agama, dan mengenal tradisi keilmuan pesantren. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kesabaran, kedisiplinan, dan kecintaan kepada ilmu pengetahuan Islam yang diwariskan ulama terdahulu.


